Bangun Rumah Warga Miskin, Bupati Safaruddin Puji Kepedulian Kapolres 50 Kota

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah anak di Jorong Sarilamak, Kecamatan Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (7/11).

Pembangunan rumah dua kakak adik penderita rusak paru-paru sebelah itu merupakan bantuan sumbangan berbagai pihak.

Sebelumnya Kapolres Limapuluh Kota didampingi Ketua Bhayangkari dan jajaran juga pernah menyerahkan bantuan sembako untuk dua kakak adik yang mengalami rusak paru-paru sebelah.

Kedua kakak adik yang merupakan yatim itu, Fizia (9 tahun) dan Hanafi (4 tahun) juga menerima satu buah kursi roda.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin yang hadir saat itu mengatakan bahwa, Kapolres Limapuluh Kota merupakan sosok yang peduli dengan masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu. Pihaknya mengapresiasi kepedulian Kapolres meski baru beberapa bulan bertugas di daerah dengan 14 kecamatan ini.

Bupati Safaruddin juga menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan ektrem di daerahnya, sebab Limapuluh Kota termasuk daerah dengan kemiskinan ekstrem yang cukup tinggi.

“Daerah kita termasuk daerah yang kemiskinan ekstrem cukup tinggi, untuk itu pada tahun 2024 kita targetkan bisa terus berkurang. Kita menargetkan 6400 rumah tidak layak huni bisa direhan secara bertahap,” tutupnya.

Epa (40 tahun) yang merupakan bibi dari Hanafi dan Fizia menyebutkan, keduanya sudah mengalami rusak paru-paru sebelah sejak kecil, dan tidak bisa melakukan aktivitas layaknya anak-anak kecil lainnya. Untuk makan ia hanya mengkonsumsi bubur dicampur susu.

“Keduanya mengalami kerusakan paru-paru sebelah sejak kecil, dan hanya mengkonsumsi bubur dicapur dengan susu. Untuk aktivitas harus dibantu,” ucap Epa.

Ia juga menambahkan, keduanya juga tidak memiliki tenggorokan bagian atas.

Baca juga : Tips rumah anti bocor saat musim hujan

Sementara itu Tokoh masyarakat Sarilamak, Afrizal (45 tahun) yang juga hadir di lokasi peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak itu mengapresiasi Kapolres dan jajaran serta semua pihak yang peduli dengan kondisi keluarga Hanafi dan Fizia.

“Terima kasih yang sangat luar biasa kami ucapkan kepada Pak Kapolres yang memperhatikan warga kami ini, termasuk semua pihak yang memberikan bantuan sehingga rumah yang dahulu tidak layak huni menjadi aman dan nyaman ” tutupnya.

Menurut Afrizal, jajaran Polres yang menjadikan Hanafi dan Fizia sebagai anak angkat kerap datang untuk memberikan bantuan kepada keluarga kurang mampu itu.

Di tempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra menyebutkan, kedepannya masih banyak rumah masyarakat yang kurang mampu yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Ricardo Condrat Yusuf menyebutkan, kegiatan yang dilakukan di rumah Fizia dan Hanafi berawal dari anggota Polres Limapuluh Kota yang melihat kondisi keduanya, termasuk kondisi rumah.

Mendapat laporan itu, jajaran Polres menggalang bantuan untuk menyerahkan sembako hingga akhirnya jajaran Polres bersama berbagai pihak teketuk hati untuk melakukan perbaikan rumah itu.

“Kegiatan sosial di rumah Hanafi dan Fizia berawal dari bantuan sembako yang kita Galang, hingga akhirnya kita berdiskusi dengan banyak pihak untuk membantu membangun rumah layak huni untuk Hanafi dan Fizia yang tidak lagi memiliki ibu itu. Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu, semoga rumah ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan,” tutup kapolres. (dst)

Sumber : Hariankoranpadang.com

 

Butuh kontraktor untuk renovasi dan bangun rumah, bisa hubungi Qyusi Persada

Dengan mengutamakan penyesuaian budget dalam proses perencanaan dan pembangunan, Qyusi Persada juga memberikan beberapa bonus yang pastinya berguna untuk pembangunan yang lebih nyaman.

Butuh partner jasa untuk renovasi dan bangun rumah? Qyusi Persada ahlinya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
× Hubungi Admin